BUNGO — Dugaan aksi kekerasan yang melibatkan sejumlah warga dengan pihak PT KIM di Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, kini tengah menjadi perhatian aparat kepolisian.
Hal tersebut menyusul beredarnya video yang diduga merekam aksi kekerasan dalam insiden antara warga dan pihak perusahaan.
Kapolsek Jujuhan AKP Budi Santoso, S.H., saat dikonfirmasi terkait video dan dugaan kejadian tersebut memastikan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
“Sedang proses lidik,” ujar AKP Budi Santoso, S.H.
Keterangan tersebut menunjukkan bahwa kepolisian sedang mendalami peristiwa tersebut guna mengetahui secara jelas kronologi kejadian, pihak-pihak yang terlibat, serta fakta sebenarnya di balik video yang beredar.
Sebelumnya, sejumlah warga yang mengaku sebagai masyarakat pencari rezeki dari limbah batu bara, yang mereka sebut sebagai batu damar, menyampaikan keluhan dan meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Bungo serta aparat penegak hukum terkait dugaan kekerasan yang mereka alami.
Warga berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mereka juga meminta agar setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dapat diproses sesuai aturan.
Di sisi lain, PT KIM masih diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi dan penjelasan terkait dugaan kejadian tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan mengenai peristiwa yang menjadi sorotan tersebut.
Kepolisian diharapkan dapat mengungkap secara terang kronologi dan fakta di balik insiden tersebut, termasuk memastikan apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam kejadian sebagaimana terekam dalam video yang beredar.
Publik kini menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui fakta sebenarnya dan memastikan persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.(Dyan)







