Baturaja – Sigap91News.com
Suasana perayaan malam pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, berlangsung relatif lebih tenang dan kondusif. Hal ini terlihat dari berkurangnya penggunaan petasan serta terompet dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ribuan masyarakat OKU tetap antusias menyambut datangnya Tahun Baru 2026 dengan memadati sejumlah titik keramaian, khususnya Taman Kota Baturaja, tepat pada Kamis dini hari pukul 00.00 WIB, Kamis (1/1/2026).
Warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten OKU mulai berdatangan ke pusat Kota Baturaja sejak malam hari. Momen pergantian tahun dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, kerabat, maupun komunitas, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.
Taman Kota Baturaja menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat. Area ini dipenuhi warga yang ingin menikmati suasana malam dengan latar cahaya lampu kota serta aktivitas masyarakat yang memadati ruang publik.
Selain berkumpul di taman kota, sebagian masyarakat memilih merayakan malam tahun baru dengan berkeliling kota menggunakan sepeda motor dan mobil. Konvoi kendaraan terlihat melintasi sejumlah ruas jalan utama di Baturaja.
Arus lalu lintas di pusat kota sempat mengalami kepadatan, namun situasi masih terpantau terkendali berkat kehadiran petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan yang berjaga di sejumlah titik rawan kemacetan.
Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, pada malam Tahun Baru kali ini suara terompet dan petasan terdengar jauh lebih sedikit. Suasana pergantian tahun terasa lebih tenang, meski tetap semarak dengan lalu lalang kendaraan dan aktivitas warga.
Penggunaan petasan dan kembang api juga tampak menurun. Hanya sesekali terdengar letupan petasan kecil dan terlihat kembang api sederhana menghiasi langit Baturaja.
Beberapa warga mengaku sengaja mengurangi penggunaan petasan demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan bersama. Mereka memilih menikmati pergantian tahun dengan cara yang lebih sederhana.
“Saya lebih memilih keliling kota saja bersama keluarga, tidak pakai petasan. Yang penting bisa kumpul dan sehat,” ujar Andi, salah satu warga Baturaja.
Di sisi lain, ramainya pengunjung turut membawa berkah bagi para pedagang kaki lima di sekitar Taman Kota Baturaja. Pedagang minuman hangat, jagung bakar, serta aneka jajanan ringan tampak diserbu warga hingga dini hari.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres OKU melaksanakan pengamanan ketat selama malam pergantian tahun. Patroli rutin dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolres OKU melalui petugas di lapangan menyampaikan bahwa pengamanan telah dimulai sejak pukul 19.00 WIB, dengan penempatan personel di seluruh persimpangan jalan dan titik strategis guna mengantisipasi gangguan kamtibmas serta kemacetan lalu lintas.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi berlebihan serta menghindari penggunaan petasan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Hingga detik-detik pergantian tahun, situasi keamanan di wilayah Kabupaten OKU terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Sejumlah lokasi seperti Simpang Tiga Pasar Atas, Jalan Jenderal Ahmad Yani, serta kawasan Taman Kota Baturaja menjadi fokus pengamanan.
Masyarakat tampak antusias mengabadikan momen pergantian tahun dengan berfoto bersama keluarga dan kerabat. Anak-anak menikmati suasana malam dengan permainan sederhana, sementara orang dewasa memilih duduk santai menunggu pergantian tahun.
Tepat pukul 00.00 WIB, warga menyambut Tahun Baru 2026 dengan ucapan selamat tahun baru serta doa bersama, meski tanpa pesta kembang api besar.
Beberapa komunitas motor terlihat berkeliling kota secara tertib sambil membunyikan klakson sebagai penanda pergantian tahun.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP terus berjaga hingga dini hari. Memasuki pagi, kepadatan di Taman Kota Baturaja mulai berangsur berkurang, dan arus lalu lintas kembali normal.
Petugas di lapangan mengapresiasi kesadaran masyarakat yang merayakan pergantian tahun dengan tertib dan tidak berlebihan.
Diharapkan, semangat kebersamaan dan ketenangan pada malam Tahun Baru 2026 ini menjadi awal yang baik bagi masyarakat Kabupaten OKU.
Suasana Tahun Baru 2026 di OKU Lebih Kondusif, Petasan dan Terompet Jauh Berkurang
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini





