Sigap91news.com | Jambi Timur – Pagi Jumat, 16 Mei 2025, kawasan Jalan Lingkar Dua, RT 27, Kecamatan Jambi Timur, sontak berubah mencekam. Langit yang baru saja disinari matahari pagi, mendadak menghitam. Asap tebal mengepul tinggi dari sebuah gudang BBM ilegal jenis Pertalite yang terbakar hebat.
Gudang yang disebut-sebut milik pria bernama Agus ini bukan nama asing di kalangan warga sekitar. Bertahun-tahun beroperasi secara sembunyi tapi nyata, gudang tersebut nyaris tak pernah tersentuh hukum, meski aktivitasnya terang-terangan: mobil-mobil tangki lalu-lalang keluar masuk hampir setiap hari.
Pagi itu, sekitar pukul 06.10 WIB, saksi mata melihat satu unit mobil tangki berwarna biru putih tanpa merek keluar dari gudang. Beberapa menit setelahnya—DUARR!—sebuah dentuman keras mengguncang kawasan. Api langsung berkobar hebat, melahap isi gudang yang dipenuhi cairan mudah terbakar. Warga berhamburan keluar rumah, beberapa dengan hanya mengenakan baju tidur, mencoba menyelamatkan apa yang bisa.
“Kobaran apinya besar sekali, asap hitam tebal banget, sampai mata perih dan napas sesak,” ungkap seorang warga yang rumahnya hanya berjarak puluhan meter dari lokasi kejadian.
Satu toko milik warga yang berada persis di sebelah gudang juga tak luput dari amukan si jago merah. Sementara itu, suara sirene meraung-raung memecah suasana panik. Enam unit mobil water gun milik Damkar Kota Jambi datang dengan kecepatan penuh, langsung menyemprotkan air ke titik api yang membara.
Petugas pemadam bersama warga bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Pertarungan melawan api baru membuahkan hasil sekitar pukul 08.45 WIB. Tidak ditemukan korban jiwa, namun satu warung milik warga ikut hangus terbakar.
Kapolsek Jambi Timur, AKP Edi Mardi Siswoyo, yang tiba di lokasi bersama anggotanya langsung mengambil langkah cepat. Garis polisi dibentangkan, dan penyelidikan dimulai.
“Gudang ini diduga kuat menyimpan BBM ilegal dalam jumlah besar. Saat ini tim Tipidter Polsek Jambi Timur sudah mengamankan lokasi. Kita akan dalami untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” tegas AKP Edi Mardi Siswoyo kepada awak media.
Kebakaran ini kembali membuka mata publik akan maraknya praktik BBM ilegal di Jambi. Warga berharap tidak ada lagi pembiaran terhadap aktivitas semacam ini yang tidak hanya melanggar hukum, tapi juga mengancam keselamatan lingkungan dan nyawa.
Redaksi | sigap91news.com






