BUNGO – Di tengah berbagai program pembangunan dan gencarnya slogan kepedulian terhadap masyarakat kecil, masih ada kisah pilu yang seolah luput dari perhatian. Di Dusun Pasar Rantau Embacang (Pasa Rebo), Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, seorang warga lanjut usia telah hampir satu tahun hanya bisa terbaring menahan sakit tanpa kepastian kapan bantuan akan datang.

Kondisinya sangat memprihatinkan. Penyakit yang diderita membuat dirinya tidak lagi mampu berjalan. Setiap hari ia harus bertahan dengan rasa sakit yang menjalar ke seluruh tubuh, disertai gemetaran yang kerap datang. Aktivitas yang dulu dilakukan secara mandiri kini tinggal kenangan.

Ironisnya, di saat dirinya membutuhkan pendampingan dan perhatian, sang istri yang selama ini menjadi tempat bersandar juga tengah dalam kondisi sakit-sakitan. Keduanya hidup dalam keterbatasan, tanpa ada lagi tulang punggung keluarga yang mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kisah ini mencuat setelah seorang warga membagikan pengalamannya saat berkunjung ke rumah pasangan lansia tersebut. Unggahan itu sontak menyentuh hati banyak orang dan memunculkan satu pertanyaan besar: apakah keluarga ini benar-benar belum tersentuh bantuan, ataukah mereka sekadar menjadi potret warga kecil yang tenggelam di balik tumpukan administrasi dan data?

Di saat laporan capaian program bantuan sosial dan pelayanan kesehatan terus dipublikasikan, fakta bahwa masih ada warga yang hampir setahun terbaring sakit dalam kondisi ekonomi yang sulit menjadi tamparan keras bagi semua pihak. Kepedulian tidak cukup hanya diwujudkan dalam angka dan laporan, tetapi harus benar-benar hadir di rumah-rumah warga yang paling membutuhkan.

Pemerintah daerah, dinas terkait, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah dusun diharapkan tidak menunggu kisah seperti ini menjadi viral atau berujung duka. Kehadiran negara seharusnya dirasakan oleh masyarakat yang lemah dan tak berdaya, terutama para lansia yang hidup dalam keterbatasan.

Masyarakat tidak menuntut hal yang muluk. Mereka hanya berharap ada perhatian nyata, ada langkah cepat, dan ada kepastian bahwa warga yang sakit menahun dan hidup dalam kesulitan tidak dibiarkan berjuang sendirian. Sebab, bagi keluarga kecil di sudut Dusun Pasar Rebo itu, bantuan bukan sekadar bentuk kepedulian—melainkan harapan untuk tetap bertahan hidup.(Dyan)

Bagikan