BUNGO – Upaya konfirmasi kepada pihak CV Bungo Jaya Pangan terkait perkembangan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) hingga kini belum membuahkan hasil.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (2/6/2026), perwakilan perusahaan yang diketahui bernama Wiwit sempat merespons singkat.
“Selamat pagi. Ini saya masih nyupir, nanti dilanjut lagi ya… 🙏,” tulisnya.
Pesan tersebut dikirim sebagai tanggapan atas pertanyaan mengenai progres pembangunan IPAL yang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat dan telah mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Namun setelah jawaban singkat itu, hingga berita ini diterbitkan, tidak ada lagi penjelasan lanjutan maupun klarifikasi resmi yang disampaikan pihak perusahaan. Sejumlah pertanyaan terkait progres pembangunan IPAL, langkah penanganan limbah, serta tindak lanjut atas keluhan warga belum memperoleh jawaban.
Sikap bungkam tersebut justru menambah tanda tanya di tengah masyarakat. Sebab, isu yang dipersoalkan bukanlah persoalan sepele, melainkan menyangkut dugaan pencemaran lingkungan yang berdampak langsung terhadap warga sekitar.
Publik tentu berharap perusahaan memberikan penjelasan terbuka mengenai kondisi sebenarnya di lapangan. Terlebih, pembangunan IPAL bukan sekadar proyek fisik, melainkan kewajiban yang berkaitan langsung dengan pengelolaan limbah hasil produksi.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apakah pembangunan IPAL telah dimulai, sejauh mana progresnya, atau kapan fasilitas tersebut akan beroperasi.
Di tengah minimnya penjelasan dari perusahaan, pertanyaan masyarakat pun semakin menguat: apakah perbaikan benar-benar sedang dilakukan, atau justru belum ada langkah nyata yang dapat ditunjukkan kepada publik?
Sampai berita ini diturunkan, pihak CV Bungo Jaya Pangan masih belum memberikan keterangan resmi maupun hak jawab terkait berbagai pertanyaan yang diajukan.(Dyan)







