BATANG HARI – SIGAP91NEWS.COM
Mengabaikan tantangan cuaca, pelaksanaan Gempita PKK Batang Hari Super Tangguh 2025 tetap berlangsung semarak meski sempat diguyur hujan. Kegiatan tahunan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Batang Hari, M. Fadhil Arief, di kawasan wisata Aek Meliuk, Muara Bulian, Senin (29/12/2025).

Acara ini diikuti oleh delapan kecamatan se-Kabupaten Batang Hari, dengan mengusung tema “Melalui Gempita PKK, Tumbuhkan Kebersamaan, Perkuat Kekeluargaan, Wujudkan Keluarga Kreatif dan Mandiri Menuju Batang Hari Super Tangguh.”

Beragam kreativitas ditampilkan oleh masing-masing kecamatan, mencerminkan potensi lokal serta semangat kebersamaan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, bersama jajaran pengurus dan seluruh kader PKK dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Kehadiran mereka menegaskan peran strategis PKK sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan sosial.

Dalam sambutannya, Bupati M. Fadhil Arief menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung program PKK. Menurutnya, sinergi lintas sektor yang setara menjadi kunci keberhasilan pemberdayaan masyarakat.

“PKK berada dalam lingkup kerja dinas-dinas terkait. Pemberdayaan perempuan hanya akan berjalan efektif apabila dibangun melalui koordinasi yang setara dan kolaboratif,” ujar Bupati.

Ia juga mengingatkan bahwa pendekatan berbasis hirarki kekuasaan tidak lagi relevan. Pemerintah, menurutnya, harus membangun kemitraan yang sejajar agar seluruh program dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Jika kita masih mengandalkan hirarki dan kekuasaan, koordinasi tidak akan efektif. Mindset ini harus kita ubah. Semua pihak harus bermitra setara, karena pada dasarnya manusia diciptakan dengan derajat yang sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Fadhil Arief menyoroti pentingnya validasi data stunting, kesehatan anak dan orang tua, serta data rumah layak huni dan tidak layak huni sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.
“Seluruh OPD terkait harus bergerak bersama untuk menyukseskan agenda besar di awal tahun mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, hujan yang sempat turun menyebabkan jadwal acara tertunda sesaat. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi antusiasme peserta dan masyarakat. Setiap kecamatan tetap menampilkan pertunjukan terbaik dengan mengemas program kerja (Pokja) PKK dalam bentuk pertunjukan seni, nyanyian, dan kolaborasi budaya, yang dipadukan dengan lagu-lagu populer.

Penampilan tersebut tidak hanya merepresentasikan program kerja PKK, tetapi juga menampilkan kearifan lokal dan identitas budaya dari masing-masing wilayah di Kabupaten Batang Hari.(Redaksi)**

Bagikan