Batanghari – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang dilaporkan ke kepolisian mendapat sorotan luas dari masyarakat. Sejumlah pihak menilai proses penanganan perkara berjalan lambat dan belum menunjukkan perkembangan berarti. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan terhambatnya pemenuhan rasa keadilan bagi korban.

 

Pengeroyokan merupakan tindak pidana kekerasan yang berdampak serius, baik secara fisik maupun psikologis bagi korban dan keluarganya. Oleh karena itu, penanganan yang cepat, profesional, dan transparan dipandang sebagai kebutuhan mendesak untuk memastikan hak korban terlindungi sekaligus menegakkan supremasi hukum.

 

Kelambanan dalam penanganan kasus kekerasan dinilai berpotensi menimbulkan preseden buruk, termasuk melemahnya efek jera terhadap pelaku serta menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Situasi ini juga dikhawatirkan membuka peluang terjadinya tindak kekerasan serupa di tengah masyarakat.

 

Publik berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret melalui penyelidikan yang menyeluruh dan objektif, serta memastikan setiap tahapan penegakan hukum berjalan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Apabila unsur pidana terbukti, penindakan tegas terhadap pelaku dipandang sebagai bagian penting dari upaya pemulihan keadilan.

 

Selain itu, evaluasi internal terhadap mekanisme penanganan perkara kekerasan dinilai perlu dilakukan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah keterlambatan penanganan kasus serupa di masa mendatang sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum.

Bagikan