Baturaja– Pemerintahan kabupaten OKU Timur terus mengintensifkan upaya penyelesaian sengketa batas wilayah dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui mekanisme yang berlaku dan berlandaskan data yang akurat serta memiliki kekuatan hukum yang jelas .
Bupati OKU Timur Dorong Percepatan guna Jaga Produksi di Tengah Ancaman El Nino
Safari Ramadan Bupati Enos Salurkan Insentif untuk Guru Ngaji hingga Penjaga Makam di OKU Timur .
Sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi masyarakat terkait persoalan tapal batas tersebut, Bupati OKU Timur, H. Lanosin, memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan bagian terkait di Ruang Audiensi Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten OKU Timur .
Rapat tersebut dihadiri perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kesehatan.
Pembahasan difokuskan pada pemenuhan dokumen, data pendukung, serta berbagai kebutuhan administrasi yang akan menjadi bahan pembahasan pada tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam memastikan proses penyelesaian sengketa tapal batas berjalan sesuai aturan dan didukung oleh dasar administrasi serta hukum yang kuat.
Bupati Lanosin menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami perhatian dan harapan masyarakat terhadap persoalan batas wilayah yang saat ini masih berproses. Karena itu, seluruh OPD terkait diminta mempercepat pengumpulan data dan memastikan setiap dokumen yang diperlukan disiapkan secara lengkap dan akurat.
“Pemerintah Kabupaten OKU Timur berkomitmen mengawal proses ini secara serius dengan mengedepankan aturan, data dan kepastian hukum. Setiap langkah yang diambil harus memiliki dasar yang kuat demi memperjuangkan kepentingan masyarakat serta menghasilkan solusi terbaik bagi semua pihak,” tegasnya.
Menurutnya, penyelesaian sengketa batas wilayah tidak hanya memerlukan koordinasi lintas instansi, tetapi juga membutuhkan dukungan data yang valid sebagai bahan pertimbangan dalam proses pembahasan di tingkat provinsi.
Bupati juga mengimbau masyarakat, khususnya warga di tiga desa yang terdampak persoalan tapal batas, agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ia memastikan pemerintah daerah terus bekerja dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur yang telah diatur oleh perundang-undangan.
“Pemerintah Kabupaten OKU Timur berharap proses pembahasan di tingkat Provinsi Sumatera Selatan dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan keputusan yang memberikan kepastian, ketenangan dan keadilan bagi masyarakat,” pungkasnya.
( KAVARI )







