BATURAJA BARAT, SIGAP91NEWS.COM – Panggung demokrasi di tingkat desa kembali menghangat. Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), resmi menetapkan tiga calon Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) yang siap bersaing memperebutkan sisa masa jabatan. Ajang Pilkades PAW ini bukan sekadar kontestasi, melainkan menjadi ujian integritas dan cerminan kedewasaan politik masyarakat Desa Laya.

Setelah melalui tahapan seleksi tambahan yang cukup ketat, Panitia Pilkades PAW Desa Laya yang diketuai Arianto menuntaskan seluruh proses verifikasi. Dari empat bakal calon yang mendaftar, hanya tiga nama yang dinyatakan lolos oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan berhak maju ke tahap akhir.

Acara penetapan dan pengundian nomor urut berlangsung khidmat di Balai Desa Laya, Sabtu (4/10/2025), disaksikan langsung jajaran Forkopimcam. Turut hadir Kepala Dinas PMD OKU Nanang Nurzaman, S.I.P., M.Si.; Camat Baturaja Barat Yan Kurniawan, S.STP., M.Si.; Pj. Kades Amirul, SE.; Kapolsek; Danramil; Babinkamtibmas; serta tokoh masyarakat yang memastikan proses berjalan tertib dan transparan.

Hasil pengundian menetapkan Hariantina dengan nomor urut satu, Samsul Azahirin nomor urut dua, dan Komaruddin nomor urut tiga. Ketiganya akan bersaing dalam pemungutan suara yang dijadwalkan pada 11 Oktober 2025 mendatang.

Kehadiran Hariantina menjadi sorotan utama. Satu-satunya calon perempuan ini dikenal sebagai ibu muda tangguh dan mantan anggota BPD aktif yang mengundurkan diri demi memenuhi syarat pencalonan PAW. Sebelum terjun ke dunia pemerintahan desa, ia meniti karier dari bawah sebagai sales kosmetik hingga penjual pempek seribuan di Taman Kota Baturaja. Pengalaman itu memberinya pemahaman mendalam tentang kehidupan masyarakat akar rumput.

Selain dikenal mandiri dan pekerja keras, Hariantina juga sukses mendidik dua anaknya: M. Gevrin Chievo N., mahasiswa UT Baturaja, dan Gresia Chelsea Olivia, mahasiswi UIN Palembang yang fokus pada isu hukum dan agama. Sosoknya mencerminkan ibu pejuang yang peduli terhadap pendidikan, moral, dan masa depan generasi muda.

Dalam arahannya, Kepala Dinas PMD OKU Nanang Nurzaman menegaskan pentingnya menjunjung tinggi aturan serta menjaga sportivitas selama proses Pilkades berlangsung. “Jangan jadikan pemilihan ini ajang konflik, tapi ruang untuk menunjukkan integritas dan tanggung jawab moral kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Baturaja Barat Yan Kurniawan mengimbau agar seluruh tahapan Pilkades berjalan damai dan menjadi contoh demokrasi yang dewasa di tingkat desa.

Sebagai bentuk komitmen bersama, ketiga calon Kepala Desa menandatangani Fakta Integritas, menyatakan siap beradu visi dan program dengan cara damai, jujur, serta berorientasi pada kemajuan desa.
Pj. Kades Amirul, SE, dalam sambutannya berharap,
“Semoga Pilkades di Desa Laya ini dapat berjalan dengan aman, damai, dan kondusif. Siapa pun yang terpilih nantinya, itulah pilihan terbaik masyarakat.”

Kini, bola panas berada di tangan perwakilan pemilih dalam Musyawarah Desa. Publik menanti, siapa yang akan dipercaya menakhodai Desa Laya menuju masa depan yang lebih maju dan berintegritas.
🖋️ (Kavari)

Bagikan