Muara Bulian, Batang Hari – Menjelang datangnya bulan penuh rahmat, PT. Agro Merak Sejahtera (AMS) Desa Sungai Buluh Kecamatan Muara Bulian kembali meneguhkan komitmennya terhadap masyarakat sekitar. Dalam suasana penuh harap menanti penetapan resmi 1 Ramadhan 1447 H / 2026 M, perusahaan ini menyalurkan bantuan beras kepada warga Desa Sungai Buluh, Nes, dan Batin. Sidang Isbat Kementerian Agama akan digelar pada 17 Februari 2026, sementara Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada 18 Februari 2026. Pemerintah dan Nahdlatul Ulama masih menunggu hasil rukyatul hilal, sebuah tradisi sakral yang menandai datangnya bulan suci.
وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ بِأَنَّ لَهُمْ فَضْلًا كَبِيرًا
“Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang beriman bahwa bagi mereka karunia yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 47)
Perwakilan perusahaan, E. Ilham Sitorus, menjelaskan bahwa motivasi utama kegiatan ini adalah agar masyarakat kurang mampu dapat berpuasa dengan tenang, kebutuhan beras tercukupi, dan ibadah Ramadhan berjalan khusyuk. Lokasi penyaluran dipilih di Desa Sungai Buluh, Nes, dan Batin karena merupakan mitra kerja perusahaan sekaligus wilayah sekitar operasional. Pendataan penerima dilakukan melalui kepala desa dan perangkat desa agar bantuan tepat sasaran. “Harapan saya, semua masyarakat bisa beribadah dengan nyaman di bulan Ramadhan,” ujarnya.
Kegiatan berbagi beras ini telah menjadi tradisi tahunan PT. AMS setiap Ramadhan. Selain itu, perusahaan juga aktif dalam program sosial lain, di antaranya mendukung panti disabilitas dengan bantuan mingguan serta membantu renovasi Masjid Sungai Buluh RT 10, termasuk jendela dan platform, agar jamaah lebih nyaman beribadah.
Masyarakat menyambut positif inisiatif ini. Bantuan dianggap sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar, sekaligus mempererat tali silaturahmi menjelang bulan suci. Ilham Sitorus menutup dengan pesan penuh makna: “Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi. Semoga pihak lain juga tergerak untuk ikut serta dalam kegiatan sosial, agar cahaya keberkahan Ramadhan menyinari seluruh lapisan masyarakat.”
Dengan semangat kebersamaan dan doa yang terlantun, masyarakat Batang Hari menanti datangnya Ramadhan dengan penuh harap. Semoga setiap langkah berbagi menjadi amal jariyah yang mengalir tanpa henti.(Red)**





