BUNGO – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Bungo resmi dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi yang juga Anggota DPR RI Fraksi Golkar Komisi XII, Drs. H. Cek Endra, Rabu (11/2/2026).

Musda kali ini menjadi momentum strategis bagi Partai Golkar Bungo dalam menentukan arah kebijakan sekaligus menyusun kepengurusan baru untuk periode mendatang.

Pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat konsolidasi. Ratusan kader dan pengurus Golkar dari berbagai kecamatan tampak hadir memenuhi lokasi kegiatan.

Sebagai forum tertinggi partai di tingkat kabupaten, Musda memiliki peran penting dalam menentukan kepemimpinan serta merumuskan program kerja organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, Cek Endra—yang akrab disapa CE—menegaskan bahwa Musda XI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momen penting untuk memperkuat struktur dan menyatukan visi seluruh kader menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.

“Seremonial hari ini bukan hanya momentum saja, tapi juga menyatukan langkah dan pikiran kita semua kader Partai Golkar, khususnya di Bungo. Saya mendapat amanah dari DPP untuk mengawal seluruh Musda agar berjalan baik tanpa keributan.

Alhamdulillah ini Musda daerah yang keenam sudah kita laksanakan. Selanjutnya Merangin dan Kerinci, sisanya insya Allah awal puasa Ramadan,” ujar CE.

Sebagai wakil rakyat di Senayan, CE juga mendorong jajaran Golkar Bungo untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, kolaborasi harmonis antara partai politik dan eksekutif menjadi kunci agar program pembangunan berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Musda XI turut dihadiri Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi Ivan Wirata, Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., serta Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat.

Kehadiran pimpinan daerah tersebut dinilai sebagai simbol hubungan yang baik antara Partai Golkar dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam membangun daerah secara bersama.

Sejumlah perwakilan partai politik lain di Kabupaten Bungo juga terlihat hadir dalam pembukaan.

Hal ini mencerminkan iklim demokrasi yang sehat serta komitmen bersama menjaga stabilitas politik daerah.

Dari sisi dinamika internal, Musda XI diperkirakan berlangsung relatif kondusif. Hingga penutupan pendaftaran, hanya satu kandidat yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua, yakni Mardianto. Ia disebut-sebut berpeluang besar terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan dari pimpinan kecamatan (PK), organisasi sayap, serta unsur pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.

Melalui Musda XI ini, diharapkan lahir kepengurusan baru yang lebih solid, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan struktur yang kuat serta kepemimpinan yang kompak, Partai Golkar Kabupaten Bungo diharapkan semakin siap menghadapi agenda politik ke depan sekaligus terus berkontribusi dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bungo.

Bagikan