SIGAP91NEWS.COM — Tanjakan Manula, yang terletak di perbatasan Bengkulu-Lampung, sudah lama dikenal bukan hanya karena medannya yang curam, tetapi juga karena aura mistis yang menyelimutinya. Kisah tentang penampakan makhluk halus, fenomena aneh, hingga kecelakaan tragis membuat tanjakan ini menjadi salah satu lokasi yang menakutkan di jalur lintas Sumatera.
Tragedi Bus Rafflesia: Tanda-Tanda Mistis Sebelum Kecelakaan
Pada suatu malam kelam, tragedi memilukan terjadi di tanjakan ini. Sebuah bus angkutan umum bernama Rafflesia yang membawa belasan penumpang mengalami kecelakaan maut. Bus tersebut tiba-tiba kehilangan kendali saat mendaki tanjakan curam, menyebabkan kendaraan terguling ke jurang di sisi jalan.
Tiga orang penumpang dilaporkan tewas di tempat, sementara enam lainnya mengalami luka-luka serius. Menurut saksi mata, beberapa penumpang yang selamat mengaku mendengar suara tawa perempuan sebelum kecelakaan terjadi. Sopir bus juga sempat bercerita kepada rekan-rekannya sebelum berangkat bahwa ia melihat sosok bayangan hitam di depan kendaraan saat melintas di tanjakan itu.
Penduduk setempat percaya bahwa kejadian ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Mereka meyakini bahwa “penunggu” tanjakan Manula marah karena tidak diberi penghormatan oleh pengemudi.
Legenda Perempuan Tua dan Bayangan Misterius
Cerita tentang penampakan perempuan tua semakin menyeramkan setelah tragedi tersebut. Pengendara lain mengaku sering melihat sosok perempuan renta berdiri di tengah jalan atau di pinggir tanjakan dengan tatapan kosong. Ketika didekati, sosok tersebut menghilang begitu saja, meninggalkan hawa dingin yang menusuk tulang.
Beberapa pengemudi truk bahkan melaporkan kendaraan mereka tiba-tiba terasa berat seperti ada yang menumpang di belakang. Saat diperiksa, mereka tidak menemukan apa-apa, tetapi ada yang menemukan bekas telapak kaki kecil di atas bak kendaraan.
Ritual dan Peringatan Mistis
Masyarakat sekitar percaya bahwa tanjakan Manula adalah tempat bersemayamnya makhluk halus yang harus dihormati. Mereka menyarankan pengendara untuk membunyikan klakson tiga kali dan mengucapkan salam ketika melewati tanjakan ini, terutama pada malam hari. Mereka juga menyarankan untuk tidak berkata-kata kasar atau berperilaku tidak sopan selama melintas.
Bagi mereka yang mengabaikan ritual ini, kejadian aneh sering kali terjadi. Mulai dari kendaraan mogok tanpa sebab, rem yang tiba-tiba blong, hingga pengemudi yang mendadak merasa disorientasi dan kehilangan arah.
Pesan untuk Pengendara
Terlepas dari kebenaran kisah mistis ini, tragedi bus Rafflesia adalah pengingat nyata tentang bahaya yang mengintai di jalur ini. Selain medan yang curam dan berliku, aura mistis tanjakan Manula membuatnya menjadi lokasi yang patut diwaspadai. Pastikan kondisi kendaraan selalu prima, dan tetap fokus selama berkendara.
Tanjakan Manula adalah bukti nyata bahwa mitos dan kenyataan bisa saling bersinggungan, menciptakan kisah yang tak terlupakan bagi siapa saja yang pernah melintasinya. Bagi Anda yang berencana melewati jalur ini, berhati-hatilah. Apakah Anda berani mencoba?
(Artikel Redaksi)







