Jakarta –Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akhirnya mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih skor 3,80 dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025. Capaian ini menempatkan OKU sebagai kabupaten dengan nilai tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam rilis resmi IDSD 2025 yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat, Selasa (24/2).
Sebagai bentuk apresiasi, BRIN menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Kabupaten OKU atas komitmennya dalam memperkuat daya saing dan inovasi daerah. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BRIN, Arif Satria, kepada Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., bersama sejumlah kepala daerah lain yang mencatatkan skor tinggi secara nasional.
Berdasarkan hasil pengukuran tahun 2025, skor 3,80 yang diraih OKU sejajar dengan Kabupaten Ogan Ilir dan melampaui rata-rata skor Provinsi Sumatera Selatan yang berada di angka 3,53. Di tingkat kota, Prabumulih dan Lubuk Linggau juga mencatat skor serupa, sementara skor terendah kabupaten/kota di Sumsel berada pada angka 3,25.
Dalam sambutannya, Arif Satria menyampaikan harapan agar capaian tersebut menjadi pemicu peningkatan kinerja daerah. Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sebagai mitra strategis dalam mengimplementasikan inovasi dan mempercepat pertumbuhan ekosistem inovasi di daerah.
Menanggapi capaian ini, Bupati OKU menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi memperkuat daya saing daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Capaian ini menjadi momentum penting bagi OKU untuk terus melangkah maju, memperkuat inovasi, serta membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan kompetitif di tingkat nasional.(KAVARI)






