Lakalantas, Batang Hari – Tepat di Jalan Lintas Muaro Bungo – Kota Jambi, Rt 07 Rw, Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari. Dua (2) unit kendaraan terlibat laka lantas yaitu roda enam (6) Canter Nopol BH 8735 BL dengan roda dua (2) Yamaha NMAX Nopol T 6082 SN berkisar pada pukul 09.30 Wib. Sabtu (16/11/2024)
Polres Batang Hari melalui Kasat Lantas IPTU Agung Prasetyo Soegiono membenarkan adanya kejadian tersebut dan telah diidentifikasi oleh anggota Satlantas Polres Batang Hari.
Kepada media ini. Kasat Lantas IPTU Agung melalui rilis singkatnya menjelaskan kronologis kejadian yang merenggut dua (2) nyawa dari tiga orang anak yang berboncengan,” sebelum terjadi laka lantas, R2 Yamaha NMAX Nopol T 6082 SN berjalan dari arah Bungo menuju Jambi dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di TKP jalan lurus beraspal bagus tidak ada kerusakan, R2 Yamaha NMAX nopol T 6082 SN menabrak bagian belakang kiri R6 Canter Nopol BH 8735 BL yang berhenti karena mengalami pecah ban di lajur sebelah kanan dari arah Bungo menuju Jambi. Akibatnya pengendara menyebabkan pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian dan penumpang R2 NMAX Nopol T 6082 SN luka serius tidak sadarkan diri dan hembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit, serta kendaraan mengalami kerusakan,”terang IPTU Agung.
Berikut Identitas yang terlibat pada kejadian ini, pengemudi roda enam (6) Canter Nopol BH 8735 BL atas nama Amirudin Bin Mali M Nur yang beralamatkan di Desa Danau Embat kelahiran 03 Juni 1983. Pengemudi, tidak sekolah dengan kondisi sehat jasmani dan rohani.
Dan Biodata Pengendara roda dua (2) Yamaha NMAX Nopol T 6082 SN Atas nama Vinza Aditya Wahyudi Bin Dwi Mahmudi, kelahiran Muara Bulian, 1 Januari 2009, laki-laki, islam, pelajar, alamat RT 7 RW 4 Simpang Bajubang Laut, Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Penumpang roda dua (2) Yamaha NMAX Nopol T 6082 SN atas nama Rifki Juliansyah Bin Darmansyah, kelahiran Muara Bulian 08 Desember 2008 jenis kelamin laki-laki beragama Islam status pelajar, ikut orang tua di alamat jala Gajah Mada RT 07 RW 03 Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari Kondisi tidak sadarkan diri, alami luka robek pada lutut kanan, luka robek pada kening dan dirujuk ke RS di kota Jambi, info terakhir diduga juga nyawa tidak bisa diselamatkan.
Dan Muhammad Bima Bin Slamet, kelahiran Jambi 26 Juni 2009 seorang laki-laki beragama Islam, status pelajar, ikut orang tua alamat RT 18 Kelurahan Teratai Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari. Mengalami luka robek di bawah hidung dan luka lecet di lutut. Kondisi masih sadar.
Lanjut dijelaskan oleh IPTU Agung,” aspek-aspek yang ditemukan di TKP Jalan Lurus beraspal bagus tidak ada kerusakan dari arah Bungo menuju Jambi. Tidak terdapat marka jalan putus putus dan kondisi lingkungan dekat dari pemukiman warga,”jelasnya.
Ditambahkannya,” untuk aspek kendaraan roda enam (6) Canter Nopol BH 8735 BL. Untuk kondisi kendaraan layak, rem berfungsi dengan baik, ban sedang pecah, lampu sein ada, TNKB terpasang dan untuk roda dua(2) Yamaha NMAX Nopol T 6082 SN kondisi kendaraan layak, rem berfungsi dengan baik, ban bagus, lampu sein ada, TNKB terpasang,” ungkapnya.
“aspek keterampilan pengendara roda enam (6) Canter Nopol BH 8735 BL memiliki sim B1 umum dan pengemudi roda dua (2) Yamaha NMAX Nopol T 6082 SN tidak memiliki sim C. Akibat laka Kerugian material ditafsirkan Rp 1.500.000 dan Korban Jiwa meninggal di lokasi satu (1) orang, luka berat satu (1) orang dan luka ringan satu (1) orang,” terang IPTU Agung.
Kejadian seperti ini sangat memprihatinkan dan sering terjadi akibat kurangnya kesadaran akan keselamatan berkendara. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam menjaga keselamatan berkendara. Membonceng tiga jelas melanggar aturan lalu lintas dan membahayakan nyawa. Pengendara motor harus selalu memakai helm dan menjaga fokus di jalan dan yang paling penting adalah Peran Orang Tua dan Sekolah perlu lebih tegas dalam mengawasi anaknya yang mengendarai motor. Sekolah dapat memberikan edukasi keselamatan berkendara melalui seminar atau pelatihan serta Peningkatan Penegakan Hukum pada anak didik siswa sekolah.
Juga menjadi catatan penting kepada orang tua agar tidak membiarkan anaknya yang masih belum dewasa atau di bawah umur untuk membawa kendaraan ( sepeda motor) serta apabila masyarakat khususnya warga Batang Hari saat mengendarai sepeda motor untuk selalu menggunakan helm standar serta memperhatikan kecepatan dan kelayakan kendaraan.
Semoga kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di jalan bagi semua pihak. Jika memungkinkan, korban harus segera mendapatkan pertolongan medis, dan pihak berwenang perlu menyelidiki lebih lanjut untuk mencegah insiden serupa.(Red)






