Foto : Rumah Duka Keluarga Korban di Wilayah Simpang Desa Sei Ruan Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari
SIGAP 91 NEWS, BATANG HARI – Peristiwa ditemukannya mayat korban Yy (30) yang dikubur dengan cara tragis meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarganya. Kisah pilu ini diungkapkan satu diantara dari keluarga korban. Ia mengaku tak menyangka ibu dari satu anak ini harus tewas yang diduga oleh tangan suami nya sendiri, Senin (15/07).
https://vt.tiktok.com/ZSYGNP9Tw/
Diketahui, Yy (30) telah bersuami dengan IR (40) seorang lelaki yang berasal dari Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari, bahkan menurut informasi yang didapat Yy dengan suaminya telah membangun sebuah rumah yang berlokasi di Desa Padang Kelapo.

Suasana Rumah Duka Orang Tua Korban
Korban Yy diungkapkan oleh pihak keluarga mulai menghilang kontak pada Selasa 2 Juli 2024, akan tetapi belum menimbulkan kecurigaan keluarga, karena IR suami korban yang diduga sebagai pelaku menginformasikan bahwa Yy kabur dengan membawa uang bersama laki-laki lain, Perihal tersebut juga dibenarkan oleh Kapolsek Sungai Rengas AKP P. Sagala,S.H.,M.H. kepada awak media,” pada Jumat 5 Juli 2024 IR datang datang ke Polsek memberikan informasi bahwa dia telah kehilangan uang yang dibawa istrinya kabur bersama laki-laki lain, informasi tersebut kita terima dalam bentuk sebuah Laporan Informasi (LI) dan juga saat itu kita arahkan kepada IR agar membuat Laporan Pengaduan Resmi akan tetapi dia tidak mau,” ungkap AKP Sagala saat ditemui di ruang kerjanya.
Selanjutnya, dari hasil pengembangan Penyidik Unit Reskrim Maro Sebo Ulu, terkait perkara yang dihadapi oleh tersangka JK (32) berhasil mengungkap peristiwa yang bisa diduga sebuah kasus pembunuhan terhadap Yy istri kedua dari IR yang sempat dikabarkan kabur, sigap Unit Reskrim Maro Sebo Ulu yang di backup langsung oleh Unit Buser Sat Reskrim Polres Batanghari lakukan penggerebekan ke rumah IR yang berada di Desa Padang Kelapo, alhasil terduga IR sudah tidak berada di rumah. Hanya yang ditemukan dua (2) orang Istri IR bersama dengan anak korban Yy.
“ ya, kami di backup Unit Buser telah menggerebek di rumah terduga pelaku IR, tapi nihil. Mungkin saja terduga pelaku kabur saat mengetahui kedatangan kami, karena sempat saya melihat kelibat bayangan,” ungkap Aipda Boas Parhusip singkat kepada awak Media.
Selanjutnya,” pada Senin pagi melalui petunjuk dari informasi yang didapat kami menuju ke tempat lokasi dimana korban Yy dikubur, dan ternyata benar korban Yy dikubur di lahan kebun milik suaminya sendiri yang berjarak agak jauh dari pemukiman warga,” tambahnya.
“ dari keterangan sementara dari JK yang kini sedang kami amankan dalam penanganan kasus yang dihadapinya mengaku bahwa dia hanya membantu proses penggalian lobang tanah saja, dan menurut keterangannya kondisi korban Yy saat itu sudah tidak bernyawa lagi,” tambahnya.
Penggalian Mayat Yy yang terkubur disaksikan langsung oleh Kapolsek Maro Sebo Ulu AKP P. Sagala, S.H.,M.H.,Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H.,Tim Inafis, Kanit Buser, Kanit Unit Reskrim Polsek MSU, Kepala Desa Padang Kelapo serta warga lainnya.
Untuk mengetahui kronologis dan penyebab tewasnya korban Yy pihak keluarga korban bersedia untuk di otopsi, ini dikatakan Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H. dalam keterangannya,” pihak keluarga korban tidak keberatan untuk dilakukan Otopsi guna untuk mengetahui penyebab dan bagaimana kronologis atas peristiwa yang dialami korban Yy,” terang AKP Husni.
Ditambahkannya,” selanjutnya kita akan lakukan Lidik untuk mendalami apa peran dari masing-masing mereka, baik dari IR dan suami korban, serta atas motif apa terduga pelaku hilangkan nyawa korban,” terang Husni.(red)**







