Sigap91news.com – Jakarta | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa santri akan diprioritaskan dalam rekrutmen anggota Polri. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya membangun karakter polisi yang lebih berintegritas dan kuat dalam menghadapi berbagai godaan di lapangan.

Menurut Kapolri, santri memiliki bekal keimanan yang kuat, yang dapat menjadi benteng moral saat menjalankan tugas. “Santri sejak dini sudah ditempa dengan pendidikan agama dan nilai-nilai kedisiplinan, sehingga kami yakin mereka akan mampu menjaga integritas saat bertugas,” ujar Sigit dalam keterangan resminya, Rabu (5/2/2025).

Dosen hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai langkah ini sebagai pengakuan atas adanya kekurangan dalam sistem pendidikan dan rekrutmen kepolisian saat ini. Ia menekankan bahwa perbaikan sistem tetap menjadi kunci utama dalam mencegah lahirnya polisi yang korup. “Selain memprioritaskan santri, yang lebih penting adalah membersihkan pola pendidikan dan rekrutmen dari budaya pungutan,” tegasnya.

Saat ini, Polri telah membuka pendaftaran calon anggota untuk tahun 2025, yang berlangsung mulai 5 Februari hingga 6 Maret. Seleksi dilakukan melalui empat jalur utama, yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), Bintara, dan Tamtama.

Kebijakan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam tubuh Polri, dengan menghadirkan lebih banyak anggota kepolisian yang berintegritas tinggi serta mampu mengayomi masyarakat dengan baik.

(Redaksi | Sigap91news.com)

 

Bagikan