Sumsel –Kabar duka menyelimuti Bumi Sriwijaya. Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode, Alex Noerdin, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB di Rumah Sakit Siloam Semanggi. Kepergian tokoh yang pernah memimpin Sumatera Selatan selama satu dekade itu menjadi kehilangan mendalam bagi masyarakat dan berbagai kalangan.

Pihak keluarga melalui juru bicara resmi telah mengonfirmasi kabar wafatnya politisi senior tersebut. Informasi duka itu dengan cepat menyebar dan memicu gelombang ucapan belasungkawa dari tokoh politik, pejabat daerah, hingga masyarakat luas, khususnya di Sumatera Selatan.

Menurut keterangan yang diperoleh, almarhum sebelumnya menjalani perawatan medis intensif akibat kondisi kesehatan yang terus menurun dalam beberapa hari terakhir. Sebelum dirujuk ke Jakarta, ia sempat dirawat di Palembang. Namun, karena kondisi yang kian melemah, keluarga memutuskan untuk membawa almarhum ke RS Siloam Semanggi guna mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tim dokter spesialis.

Kondisi kesehatan yang menurun tersebut juga sempat berdampak pada agenda hukum yang tengah dijalaninya. Beberapa sidang perkara yang melibatkan dirinya diketahui mengalami penundaan karena alasan kesehatan, berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan saat itu.

Saat ini, keluarga tengah mengurus proses administrasi pemulangan jenazah ke Palembang. Rencananya, jenazah akan diterbangkan melalui jalur udara untuk disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih melakukan musyawarah internal terkait waktu dan lokasi pemakaman, serta meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi.

Semasa menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2013 dan 2013–2018, Alex Noerdin dikenal luas melalui berbagai proyek pembangunan infrastruktur dan program pelayanan publik. Di antaranya pengembangan kawasan Jakabaring Sport City serta peran Sumatera Selatan sebagai salah satu tuan rumah Asian Games 2018. Ia juga dikenal melalui program sekolah gratis dan berobat gratis yang menjadi bagian dari kebijakan sosial pemerintah provinsi saat itu.

Kepergian Alex Noerdin menandai berakhirnya satu bab penting dalam perjalanan politik Sumatera Selatan. Doa dan penghormatan terus mengalir bagi almarhum, seraya masyarakat mengenang kontribusi dan dinamika kepemimpinannya selama menjabat.(KAVARI)

Bagikan