SIGAP91NEWS.COM_BATANGHARI – Misteri hilangnya seorang pria lanjut usia asal Kabupaten Tebo akhirnya terjawab. Setelah dinyatakan hilang sejak Minggu pagi, sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di Sungai Batanghari, tepatnya di RT 01 Kelurahan Kembang Paseban, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Selasa (30/12/2025) sekira pukul 13.30 WIB.
Kapolsek Mersam AKP Gegar Mahdi, SH membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Zakaria (75), seorang petani yang berdomisili di RT 01 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.
“Informasi awal kami terima dari warga yang sedang beraktivitas di Sungai Batanghari. Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, benar ditemukan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi mengapung dan sudah meninggal dunia,” ujar AKP Gegar Mahdi kepada media ini.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang saksi, Zaudi dan Ijal, yang tengah melakukan pekerjaan tambang di aliran Sungai Batanghari. Keduanya melihat benda mencurigakan hanyut di tengah sungai. Saat didekati, benda tersebut ternyata tubuh manusia yang sudah mulai membusuk.
Temuan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Dengan bantuan masyarakat setempat, jenazah korban dievakuasi ke pinggiran sungai sambil menunggu kedatangan aparat kepolisian.
Tak lama berselang, personel Polsek Mersam bersama Unit Reskrim dan tim medis Puskesmas Mersam tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan awal.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui hilang sejak Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 06.00 WIB, saat mandi di pinggiran Sungai Batanghari wilayah Kecamatan Tebo Ilir.
“Keterangan keluarga menyebutkan korban diduga terpeleset saat mandi dan hanyut terbawa arus Sungai Batanghari yang cukup deras. Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan secara resmi menolak dilakukan autopsi,” jelas Kapolsek.
Penolakan autopsi tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi dari pihak keluarga. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, untuk dimakamkan.
Polsek Mersam menyatakan bahwa peristiwa ini murni merupakan musibah kecelakaan air. Pihak kepolisian sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Batanghari, mengingat kondisi arus sungai yang kerap berubah dan berpotensi membahayakan keselamatan.(Redaksi)**








