Muara Bulian, Batang Hari – Menjelang datangnya bulan suci penuh rahmat, PT. Agro Mitra Sejahtera (AMS) Desa Sungai Buluh Kecamatan Muara Bulian kembali menebarkan kepedulian nyata kepada masyarakat sekitar. Dalam suasana penuh harap menanti penetapan resmi 1 Ramadhan 1447 H / 2026 M, perusahaan ini menyalurkan bantuan beras kepada warga Desa Sungai Buluh, Nes, dan Batin. Sidang Isbat Kementerian Agama dijadwalkan pada 17 Februari 2026, sementara Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada 18 Februari 2026. Pemerintah dan Nahdlatul Ulama masih menunggu hasil rukyatul hilal, sebuah tradisi sakral yang menandai datangnya bulan penuh berkah.

وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ اللَّهِ
“Dan apa saja kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, niscaya kamu akan mendapat balasannya di sisi Allah.” (QS. Al-Baqarah: 110)

Perwakilan perusahaan, E. Ilham Sitorus, menegaskan bahwa motivasi utama kegiatan ini adalah agar masyarakat kurang mampu dapat berpuasa dengan tenang, kebutuhan beras tercukupi, dan ibadah Ramadhan berjalan khusyuk. Pendataan penerima dilakukan melalui perangkat desa agar bantuan tepat sasaran. “Harapan saya, semua masyarakat bisa beribadah dengan nyaman di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Apresiasi besar datang dari Kepala Desa Batin, Ny. Surya, S.Pd.I. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan: “Sangat membantu sekali untuk warga Desa Batin yang membutuhkan menyambut bulan suci Ramadhan. Alhamdulillah, beberapa orang dari empat dusun mendapatkan bantuan beras. Respon masyarakat sangat apresiatif dan berterima kasih sekali atas inisiatif PT. AMS. Semoga PT. AMS semakin maju dan sukses sehingga bisa terus memberi kontribusi kepada masyarakat di sekitarnya.”

Ny. Surya menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini bukan hal baru, melainkan tradisi tahunan PT. AMS yang bahkan kadang dilakukan dua kali dalam setahun. Selain beras, desa juga pernah menerima bantuan sembako, sumbangan kegiatan 17 Agustusan, hingga dukungan renovasi masjid. “Peran PT. AMS sangat membantu dan peduli dalam membangun hubungan sosial maupun spiritual dengan masyarakat desa,” ujarnya penuh harap.

Masyarakat pun menyambut positif inisiatif ini. Bantuan dianggap sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar, sekaligus mempererat tali silaturahmi menjelang bulan suci. Ilham Sitorus menutup dengan pesan penuh makna: “Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum berbagi. Semoga pihak lain juga tergerak untuk ikut serta dalam kegiatan sosial, agar cahaya keberkahan Ramadhan menyinari seluruh lapisan masyarakat.”

Dengan semangat kebersamaan, apresiasi tulus dari pemimpin desa, dan doa yang terlantun, masyarakat Batang Hari menanti datangnya Ramadhan dengan penuh harap. Semoga setiap langkah berbagi menjadi amal jariyah yang mengalir tanpa henti, menerangi jalan menuju keberkahan.(Red)**

Bagikan