Baturaja, Media Sigap91News.com โ€” Pemerintah Kabupaten OKU kembali tancap gas memperkuat ketahanan pangan daerah. Kali ini, sektor perikanan jadi fokus utama. Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP, MM, M.Pd memimpin langsung aksi restocking ikan di perairan umum Blok L, Dusun Mekar Jati, Desa Batumarta II, sebuah kawasan yang dinilai strategis karena menjadi sumber air dan habitat penting bagi masyarakat sekitar.

Dalam agenda tersebut, Bupati menebar 21.000 ekor ikan baung dan 20.000 ekor ikan nilem, yang dialokasikan untuk lima kecamatan di OKU. Langkah ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya serius Pemda OKU dalam memulihkan populasi ikan yang selama ini terus menurun akibat penangkapan berlebih, penggunaan alat tangkap yang merusak lingkungan, pencemaran air, serta praktik tidak ramah lingkungan seperti setrum dan racun ikan.

โ€œRestocking ini adalah ikhtiar kita untuk menjaga ekosistem perairan umum sekaligus meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pencari ikan. Kita ingin ekosistem pulih, dan masyarakat ikut sejahtera,โ€ tegas Bupati.

Tak berhenti di restocking, Pemkab OKU juga mengguyur bantuan besar untuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Sebanyak 75.000 ekor benih ikan air tawarโ€”mulai dari nila, lele, patin, hingga gabusโ€”ditambah 5 ton pakan ikan, diserahkan kepada 10 Pokdakan dari 6 kecamatan di Kabupaten OKU.

โ€œKita ingin program ini berlanjut secara bertahap. Kalau kelompok mampu mengelola bantuan dengan baik, ini akan menjadi motivasi bagi Pemkab untuk terus menggulirkan program-program pro-rakyat lainnya,โ€ ujar Bupati.

Program ini disambut antusias masyarakat, yang menilai kebijakan Pemda OKU sebagai langkah nyata meningkatkan pendapatan nelayan dan menjaga keberlanjutan sumber daya perairan.

Dengan restocking besar-besaran dan penyaluran bantuan budidaya ini, Pemkab OKU menegaskan komitmennya: ketahanan pangan bukan hanya tentang swasembada, tetapi juga keberlanjutan ekosistem dan peningkatan ekonomi masyarakat.
(KAVARI)

Bagikan